Pendampingan Fasilitasi Pemeringkatan BUMDes Amanah di Kalurahan Ngeposari oleh Pendamping Desa
Semanu, 7 April 2026 Kalurahan Ngeposari terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan pendampingan fasilitasi pemeringkatan BUMDes yang dilaksanakan oleh Pendamping Desa sebagai bagian dari proses peningkatan kapasitas kelembagaan dan kinerja usaha desa.
Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan gambaran objektif mengenai tingkat perkembangan BUMDes, baik dari aspek kelembagaan, tata kelola, maupun kinerja usaha yang dijalankan. Pemeringkatan BUMDes menjadi instrumen penting dalam menilai sejauh mana BUMDes telah dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus sebagai dasar dalam menyusun strategi pengembangan ke depan.
Dalam pelaksanaannya, Pendamping Desa melakukan serangkaian tahapan yang sistematis, dimulai dari koordinasi dengan Pemerintah Kalurahan dan pengurus BUMDes, pengumpulan data dan dokumen pendukung, hingga verifikasi dan evaluasi terhadap berbagai indikator penilaian. Indikator tersebut mencakup aspek kelembagaan, administrasi, pengelolaan keuangan, kinerja unit usaha, serta kontribusi BUMDes terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat partisipatif, di mana seluruh pihak yang terlibat diberikan ruang untuk menyampaikan kondisi riil yang dihadapi dalam pengelolaan BUMDes. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proses pemeringkatan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menggambarkan kondisi faktual di lapangan secara menyeluruh.
Selain proses penilaian, kegiatan pendampingan juga diarahkan pada penguatan kapasitas pengurus BUMDes. Pendamping Desa memberikan pendampingan teknis terkait penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntabilitas, penataan administrasi kelembagaan, serta penguatan sistem manajemen usaha. Tidak hanya itu, pengurus juga didorong untuk mengembangkan inovasi usaha yang berbasis potensi lokal serta mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kalurahan akan terus mendukung penguatan BUMDes melalui berbagai kebijakan dan fasilitasi, termasuk dalam hal pengembangan unit usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sinergi dengan berbagai pihak.
Dari hasil pendampingan yang telah dilaksanakan, terlihat adanya peningkatan pemahaman pengurus BUMDes terhadap pentingnya tata kelola yang baik. Pengurus mulai melakukan pembenahan administrasi, menyusun laporan keuangan secara lebih tertib, serta merancang perencanaan usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan. Hal ini menjadi indikator positif dalam upaya peningkatan status dan kinerja BUMDes ke arah yang lebih baik.
Pemeringkatan BUMDes tidak hanya dimaknai sebagai proses penilaian semata, tetapi juga sebagai sarana refleksi dan pembelajaran bagi seluruh pengelola BUMDes. Melalui proses ini, diharapkan BUMDes dapat terus berbenah, meningkatkan kualitas pengelolaan, serta memperkuat perannya sebagai lembaga ekonomi desa yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, Pendamping Desa akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan guna memastikan bahwa hasil pemeringkatan dapat ditindaklanjuti dengan langkah-langkah strategis yang konkret. Dengan sinergi antara Pemerintah Kalurahan, pengurus BUMDes, dan Pendamping Desa, diharapkan BUMDes di Kalurahan Ngeposari dapat berkembang menjadi lembaga usaha yang mandiri, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Komentar
Posting Komentar