Kapanewon Semanu dan Pendamping Desa Tuntaskan Monev Ketahanan Pangan BUMKal 2026

 SEMANU – Pemerintah Kapanewon Semanu bersama Tim Pendamping Desa Kapanewon Semanu telah berhasil merampungkan rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait pengelolaan program ketahanan pangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) di seluruh wilayah Kapanewon Semanu pada akhir bulan Mei 2026 lalu.

Monev ini menyasar 5 kalurahan (desa) di wilayah Semanu untuk melihat sejauh mana efektivitas pengelolaan anggaran ketahanan pangan, perkembangan unit usaha, serta dampaknya terhadap perekonomian lokal dan Pendapatan Asli Kalurahan (PAK/PAD).

Dari hasil evaluasi menyeluruh terhadap 5 kalurahan tersebut, Tim Monev mencatat perkembangan yang cukup menggembirakan, meski masih menyisakan beberapa catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti.

Tiga Kalurahan Sukses Sumbang PAD

Kabar positif datang dari mayoritas kalurahan, di mana 3 dari 5 kalurahan di Kapanewon Semanu terbukti telah berhasil mengelola unit usaha ketahanan pangan dengan baik. Unit-unit usaha tersebut dinilai produktif dan sudah mampu memberikan kontribusi nyata berupa penyetoran Pendapatan Asli Kalurahan (PAD) ke kas pemerintah kalurahan masing-masing.

Keberhasilan 3 kalurahan ini menjadi bukti bahwa alokasi ketahanan pangan jika dikelola secara profesional melalui BUMKal tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan warga, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kemandirian finansial kalurahan.



Satu Kalurahan Didorong Segera Mulai

Di sisi lain, potret evaluasi juga menunjukkan adanya ketimpangan progres. Tim Monev menemukan bahwa dari 5 kalurahan yang ada, masih terdapat 1 kalurahan yang sama sekali belum memulai pelaksanaan fisik maupun operasional unit usaha ketahanan pangannya.

Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Kapanewon Semanu bersama Pendamping Desa memberikan atensi khusus dan mendorong jajaran pemerintah kalurahan serta pengurus BUMKal terkait untuk segera mengambil langkah taktis. Sinergi dan komitmen kuat sangat diperlukan agar pelaksanaan kegiatan usaha ketahanan pangan di kalurahan tersebut dapat segera berjalan sebelum paruh kedua tahun anggaran berjalan.

"Bagi kalurahan yang unit usahanya sudah berjalan dan berhasil menyumbang PAD, ini harus dipertahankan dan dikembangkan. Sementara bagi satu kalurahan yang belum memulai, kami dorong penuh untuk segera melakukan akselerasi agar manfaat program ini tidak tertunda dan hak masyarakat dapat terpenuhi," ungkap Nurul Pendamping Desa sebagai perwakilan Tim Monev Kapanewon Semanu.

Dengan selesainya kegiatan monev di akhir Mei ini, Pemerintah Kapanewon Semanu berharap hasil evaluasi dapat menjadi pijakan bagi seluruh Lurah dan Direktur BUMKal untuk melakukan perbaikan manajemen, mempercepat realisasi kegiatan yang tertunda, dan menjaga akuntabilitas pemanfaatan anggaran demi kesejahteraan masyarakat Semanu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendampingan Lanjutan BUMDes Mahanani Dadapayu: Penguatan Laporan Keuangan dan SOP Unit Usaha

Penyaluran BLT Dana Desa Bulan Oktober di Kalurahan Semanu Kapanewon Semanu Berjalan Lancar

Rapat Koordinasi TPP Kabupaten Gunungkidul Cluster 1: Penguatan Pendampingan dan Evaluasi Program Dana Desa