Tingkatkan Akuntabilitas, Kapanewon Semanu Gandeng UNY Gelar Pelatihan Manajemen dan Laporan Keuangan BUMKal

 


SEMANU – Guna memperkuat tata kelola dan profesionalisme pengelolaan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal), Kapanewon Semanu sukses menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMKal se-Kapanewon Semanu pada Senin, 13 Juli 2026. Pelatihan yang berfokus pada manajemen dan penyusunan laporan keuangan ini dilaksanakan di Kampus Advokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Semanu.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis hasil kolaborasi antara Pemerintah Kapanewon Semanu dengan pihak akademisi dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari BAPRIDA Kabupaten Gunungkidul, jajaran dosen dari UNY, serta para Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang mendampingi wilayah Kapanewon Semanu.

Pentingnya Tata Kelola Keuangan yang Transparan

Dalam sambutannya, perwakilan BAPRIDA Gunungkidul menekankan bahwa tantangan terbesar BUMKal saat ini adalah pada aspek transparansi dan akuntabilitas keuangan. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan pemahaman praktis mengenai penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Para peserta yang terdiri dari pengurus BUMKal di seluruh wilayah Kapanewon Semanu mendapatkan bimbingan langsung dari tim dosen UNY. Materi yang disampaikan mencakup alur pembukuan, pengklasifikasian aset, hingga penyusunan laporan neraca dan laba-rugi yang valid.

Dampak dan Manfaat bagi BUMKal

Pelatihan ini diharapkan membawa dampak signifikan bagi keberlangsungan BUMKal di wilayah Semanu. Beberapa manfaat utama yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain:

  1. Peningkatan Kualitas Laporan: Pengurus BUMKal mampu menyusun laporan keuangan yang sistematis, akurat, dan mudah dipahami, sehingga meminimalisir kesalahan dalam pelaporan.

  2. Meningkatkan Kepercayaan: Laporan keuangan yang transparan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah kalurahan terhadap kinerja BUMKal.

  3. Dasar Pengambilan Keputusan: Dengan manajemen keuangan yang baik, pengurus dapat lebih mudah menganalisis kesehatan bisnis dan menentukan strategi pengembangan usaha ke depan.

  4. Kepatuhan Regulasi: Memastikan pengelolaan BUMKal berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga terhindar dari risiko masalah administratif di masa depan.

Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa yang hadir dalam kegiatan ini turut berperan aktif dalam mengawal proses pendampingan teknis. Ke depannya, diharapkan sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan pendamping profesional ini dapat terus berlanjut.

"Pelatihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan investasi bagi BUMKal agar lebih mandiri dan profesional. Kami berharap setelah ini, seluruh BUMKal di Kapanewon Semanu memiliki standar laporan keuangan yang lebih baik dan siap untuk dikembangkan lebih luas lagi," ujar salah satu perwakilan pendamping desa di sela-sela kegiatan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan praktek langsung penyusunan laporan keuangan menggunakan data riil dari masing-masing BUMKal, yang dipandu langsung oleh tim ahli dari UNY.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendampingan Lanjutan BUMDes Mahanani Dadapayu: Penguatan Laporan Keuangan dan SOP Unit Usaha

Penyaluran BLT Dana Desa Bulan Oktober di Kalurahan Semanu Kapanewon Semanu Berjalan Lancar

Bimbingan Teknis Skema Usaha Koperasi Desa Merah Putih di Kapanewon Semanu